Gelombang Aksi Global untuk Pendidikan Gratis dan Membebaskan

~ english ~ español ~ filipino ~ français ~ nederlands ~ português ~

Gelombang Aksi Global untuk
Pendidikan Gratis dan Membebaskan

Nov.17th - 23rd 2013

Kami mengajak kalian untuk melakukan Gelombang Aksi Global untuk Pendidikan Gratis dan Membebaskan [Global Wave of Action for Free Education]. International Student Movement (ISM) merupakan sebuah platform yang didukung oleh individu maupun organisasi dari berbagai penjuru dunia. Sekelompok mahasiswa yang terlibat dalam ISM berkumpul dan bertemu dalam serangkaian pertemuan via chat dan memutuskan untuk mengkoordinasikan sebuah aksi bersama serentak di seluruh belahan dunia. Kita akan BERSATU dalam solidaritas, karena dimana pun kita tinggal, kita semua menghadapi persoalan yang sama--menjalani perjuangan melawan Negara dan kepentingan bermotif profit yang bercokol dalam sistem pendidikan kita.Tarif SPP yang terus naik, anggaran yang dipotong, sistem outsourcing, sekolah-sekolah yang ditutup, dan fenomena lain yang terkait dengan dampak komersialisasi maupun privatisasi pendidikan. Hanya dengan persatuan global kita akan mampu mengatasi segala persoalan yang selama ini menghambat pendidikan gratis dan eman sipatif untuk semua.

Kita semua berjuang melawan pemotongan anggaran untuk pendidikan. Banyak dari kita terlilit hutang biaya kuliah. Konsep hutang ini dikonstruksi dari pemikiran individualistik “berinvestasi dalam masa depan seseorang”, yang nantinya harus dibayarkan kembali dengan cara menjual ketenagakerjaan kita sebagai pekerja di masa depan. Tekanan yang kian meningkat untuk mengejar performa akademik begitu parah; di antaranya berbagai restriksi dalam pengelolaan pendidikan serta mahalnya biaya SPP kuliah menjadi musuh yang harus dilawan! Semua orang harus memiliki akses pendidikan yang setara apapun latar belakang sosial maupun ekonominya.

Kita semua terkena dampak dari meningkatnya komodifikasi dan komersialisasi pendidikan. Dampak ini secara jelas terasa dari apa yang kita alami, seperti degradasi demokratisasi di kampus maupun sekolah, juga dengan diterapkannya struktur yang kian hierarkis. Pasar dan persaingan antar lembaga pendidikan justru difasilitasi oleh pemerintah di berbagai belahan dunia yang semakin memprivatisasi sektor pendidikan, pemeliharaan kesehatan, dan kebutuhan jaminan sosial lainnya.

Pasar pendidikan dan Negara dengan kepentingan nasionalnya memprioritaskan motif persaingan kompetitif dan profit, mengalahkan tujuan pengembangan kemampuan berpikir yang emansipatif. Keduanya ini ditopang oleh para konsumen, buruh murah dan “kesediaan dari [warganegara] yang diperintah”; bukan para individu yang beremansipasi menjalani cara kehidupan yang mereka pilih. Keadaan ini menghambat kita dalam meraih pendidikan yang membebaskan, juga lingkungan kondusif yang merangsang berkembangnya pemikiran kritis. Padahal sistem hari ini yang dibentuk oleh Negara kepentingannya bermotif profit, yang hanya mendidik kita sebatas pada koridor kepentingan yang sejalan dengan paradigma kapitalis yang berkembang.

Akibatnya, sistem pendidikan tak ubahnya pabrik pelatihan yang bertujuan untuk memproduksi modal sumberdaya manusia, untuk kepentingan eksploitasi pasar tenaga kerja, juga untuk mengkomodifikasi pengetahuan. Untuk membeberkan keterkaitan antara hal-hal di atas, sekaligus menghentikan corak produksi tersebut, maka kami mengajak segenap mahasiswa, staf universitas, dosen/guru, dan para orangtua yang memiliki kesamaan perjuangan untuk turut mengorganisir perlawanan dan bersatu dengan perjuangan di pelbagai penjuru dunia dengan berpartisipasi dalam “Global Wave of Action for Free Education!”

Balas melawan! Gabung dalam "Global Wave of Action for Free Education"!

Keluar dari kelas menuju ke jalanan.
#1world1struggle ~ #1dunia1perjuangan

Kirim email ke Admin Kolektif ISM [[email protected]], jika kamu ingin mendukung Seruan Aksi ini. Dan pastikan kamu mengikuti milis global ISM serta berpartisipasi dalam chat meeting berikutnya, jika kamu ingin berhubungan dengan kawan-kawan aktivis di penjuru dunia dan terlibat dalam koordinasi aksi "Global Wave of Action for Free Education" di level global.